0 Comments

Pada malam yang seharusnya menjadi perayaan sinematik penuh kilau dan bahagia: penampilan gemilang Ariana Grande bersama rekan-rekannya di premiere Asia-Pasifik Wicked: For Good di Universal Studios Singapore. Namun, momen ajaib itu nyaris ternoda oleh kejadian menegangkan ketika seorang penggemar dengan cepat menerobos barikade dan mendekati sang bintang — sebuah insiden yang langsung beredar di media sosial dan menjadi sorotan dunia hiburan.


Suasana Kemeriahan Sebelum Insiden

Sebelum insiden terjadi, suasana di Resorts World Sentosa (RWS) benar-benar layaknya adegan dari Negeri Oz. Ratusan penggemar berkumpul di mall Weave, berpakaian hijau dan pink — merujuk pada karakter Elphaba dan Glinda — dalam sebuah fan meet yang dipenuhi antisipasi. The Straits Times+1

Dalam momen kumpul itu, ada sesi karaoke spontan di mana penonton menyanyikan lagu-lagu ikonik Wicked. Tidak lama kemudian, Ariana Grande, Cynthia Erivo, Michelle Yeoh, Jeff Goldblum, dan sutradara Jon M. Chu hadir di atas panggung untuk menyapa penggemar, menandai satu malam yang penuh kegembiraan. The Straits Times+1

Para penggemar yang datang jauh-jauh bahkan rela mengantri sejak pagi. Dua remaja lokal, Rebecca Lee dan Meghna Rajesh Prabhu, datang dengan boneka rajutan Elphaba dan Glinda, serta gambar dan tongkat Glinda — bukti cinta dan dedikasi mereka kepada dunia Wicked. The Star


Momen Tegang di Karpet Kuning

Namun, di tengah kemeriahan karpet kuning (yellow carpet), terjadi momen yang jauh dari sihir: seorang pria tiba‑tiba menerobos barikade dan berlari ke arah Ariana Grande. Fox News+2Yahoo+2

Dari rekaman video, pria tersebut cepat-cepat menghampiri Grande lalu merangkulnya. Yahoo News+1 Reaksi tidak lama datang: Cynthia Erivo — lawan main Ariana dalam film sebagai Elphaba — langsung bereaksi dan menempatkan dirinya di antara pria tersebut dan Ariana, memberi ruang agar keamanan bisa segera turun tangan. Yahoo+2Yahoo News Malaysia+2

Michelle Yeoh juga terlihat membantu menenangkan situasi setelah pria itu ditarik pergi oleh petugas keamanan. Yahoo News Ariana nampak terguncang — napas dalam, ekspresi terkejut — tepat di tengah gemerlap lampu dan sorotan kamera.

Pria yang melakukan itu kemudian diidentifikasi sebagai Johnson Wen, berusia 26 tahun, dikenal di media sosial sebagai “Pyjama Man”. Yahoo News Malaysia+1 Di akun Instagram‑nya, dia bahkan mengunggah video momen tersebut dengan caption:

“Dear Ariana Grande Thank You for letting me Jump on the Yellow Carpet with You ❤️” Fox News

Tindakannya ini mendapat kecaman keras dari netizen yang menyebutnya sebagai tindakan berbahaya dan tak pantas: “you literally assaulted her … it’s a crime,” tulis salah satu komentar di Instagram-nya. Fox News


Reaksi dan Tindak Lanjut

Setelah kejadian, pihak berwenang Singapura bergerak cepat. Johnson Wen didakwa dengan pelanggaran “public nuisance” (kegaduhan publik), sebuah tuduhan yang bisa berakhir dengan denda. The Guardian

Sementara itu, Ariana Grande menunjukkan sikap positif meskipun diguncang oleh kejadian tersebut. Dalam unggahan Instagram-nya, dia mengungkap rasa terima kasih dan cinta kepada Singapura dan para penggemarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts