Dua fenomena layar lebar dari dunia animasi berdarah demon kini melangkah ke panggung yang lebih megah: Oscar. Film K-Pop Demon Hunters dan Demon Slayer: Infinity Castle resmi dimasukkan ke dalam daftar eligibility (layak pertimbangan) untuk kategori Best Animated Feature pada Academy Awards ke-98.
K-Pop Demon Hunters: Dari Netflix ke Oscar
K-Pop Demon Hunters, animasi produksi Sony Pictures Animation yang ditayangkan di Netflix, berhasil memenuhi persyaratan teknis Oscar berkat penayangan terbatas di bioskop Amerika Serikat. Selama periode 20–26 Juni 2025, film ini diputar di bioskop di New York, Los Angeles, dan San Francisco — sebuah langkah strategis agar memenuhi aturan Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) soal kualifikasi Oscar.
Prestasi streaming film ini luar biasa: Netflix mengklaim bahwa K-Pop Demon Hunters telah ditonton selama lebih dari 541 juta jam di seluruh dunia. Selain itu, soundtrack film ini meroket: delapan lagu dari album resminya pernah masuk daftar Billboard Hot 100.
Lagu utama “Golden,” yang dibawakan oleh trio fiksi Huntr/x (diperankan oleh EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami), menjadi andalan kampanye Oscar. Netflix dan tim produksi menargetkan kategori Best Original Song selain animasi. detikcom+2detikcom+2
Meski sukses untuk Oscar, K-Pop Demon Hunters gagal masuk BAFTA. Komite BAFTA menolak karena pola distribusi film tersebut tidak memenuhi persyaratan minimum penayangan bioskop Inggris: film hanya diputar di banyak bioskop tetapi dalam waktu pendek dan tidak mencapai syarat hari layar yang ditetapkan. Variety Australia+2InsertLive+2
Demon Slayer: Infinity Castle Siap Berlaga di Panggung Oscar
Di sisi lain, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle juga masuk daftar 35 film animasi yang eligible untuk Oscar 2026. ABC News+2The Washington Post+2 Film anime populer dari studio Ufotable ini mendapat dukungan penuh dari Crunchyroll, yang menyatakan akan menjalankan kampanye besar untuk meraih Oscar. Animehunch
Menurut laporan, syarat teknis sudah dipenuhi: film ini akan tayang di Los Angeles pada 12 September 2025, berdurasi lebih dari 40 menit, dan konten animasinya diperkirakan mencapai 75 persen. KapanLagi.com Kesuksesan komersialnya juga mendukung ambisi Oscar: Infinity Castle mencetak rekor box office, bahkan melampaui beberapa film internasional besar. Yahoo
Dukungan dari Crunchyroll sangat nyata. CEO mereka, Rahul Purini, menyatakan bahwa tim siap “memberikan dukungan yang layak” agar film ini dipertimbangkan dalam kategori animasi. KapanLagi.com Penggemar pun ramai mendorong pengakuan Oscar bagi anime ini — beberapa di antaranya bahkan menyebut bahwa jika Infinity Castle tidak diakui, maka “Oscar perlu dievaluasi ulang”. GamesRadar+
Makna dan Peluang
Jika kedua film ini berhasil masuk nominasi, itu akan menjadi momen penting bagi animasi Non-Barat dan waralaba populer pop-culture:
- K-Pop Demon Hunters menandai bahwa konten animasi berbasis K-Pop dan konsep girl group bisa menembus penghargaan film prestisius.
- Demon Slayer mewakili kekuatan anime mainstream yang telah lama dipandang sebagai hiburan populer — dan bukan hanya budaya niche — oleh kalangan industri Hollywood.
Namun, tantangan tetap besar. Persaingan di kategori animasi sangat ketat, dan belum tentu setiap film eligible akan benar-benar menjadi nominasi. Selain itu, kampanye penghargaan (award campaign) menjadi faktor penting: bukan hanya kualitas film, tetapi juga bagaimana tim produksi mendorong karya tersebut di kalangan pemilih Oscar.