16 November, 2025
0 Comments
1 category
🔍 Alasan Galau Ariel
- Tanggung jawab besar
Ariel mengaku bahwa saat pertama kali ditawari, ia butuh waktu untuk menerima. “Sosok Dilan kan memang kuat sekali, jadi komitmen dalam hatinya harus dikuatin dulu,” ujarnya.
Karena karakter Dilan sudah memiliki sejarah panjang di layar lebar dan di literatur populer Indonesia, Ariel merasa harus benar‑benar siap. - Langkah baru di luar zona nyaman
Meski memang sudah pernah mendapat tawaran di dunia seni peran, Ariel merasa bahwa proyek ini berbeda. Ia mengatakan bahwa ia tidak ingin dalam sekali hidup hanya sekadar menyanyi: “Seni peran ini … salah satu yang harus saya coba selama masih hidup.”
Dengan kata lain, Ariel melihat ini sebagai tantangan dan kesempatan untuk berekspresi lebih lanjut — bukan sekadar melanjutkan karier musik. - Hubungan personal dengan karakter & latar
Menariknya, Ariel memikirkan bahwa lewat peran Dilan ini ia bisa “merasakan” kehidupan yang dulu sempat ia incar: setelah lulus SMA ia mendaftar ke Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) di Institut Teknologi Bandung (ITB), namun tidak diterima.
Ia menganggap film ini semacam jalur alternatif untuk menyentuh mimpi masa mudanya — menjadi bagian dari dunia seni yang dulu ia bayangkan.
🎬 Proyek Dua Film Dilan & Peran Ariel
- Dilan ITB 1997 → proyek yang akan menggarap fase “Dilan versi dewasa”, latar kampus ITB pada tahun 1997. Ibenews – News and Entertainment+1
- Dilan Amsterdam → lanjutan dari kisah tersebut dengan setting di Amsterdam, menjanjikan ekspansi cerita yang lebih luas. Antara News+1
Penulis novel sekaligus kreator karakter Dilan, Pidi Baiq, secara terbuka menyatakan bahwa Ariel adalah pilihan yang setelah pertimbangan panjang: “Yang di otakku selalu balik lagi ke Ariel,” ungkapnya. Akurat News+1
✅ Apa Arti Keputusan Ini Bagi Ariel & Penonton
- Bagi Ariel: Ini bukan hanya tentang akting, tapi juga pemenuhan diri. Dari musik ke dunia film; dari panggung menjadi layar; dari menyanyi menjadi membangun karakter. Ia memilih untuk keluar dari zona yang selama ini dikenal publik dan merambah ke wilayah baru.
- Bagi penonton: Keputusan ini menambah nilai antisipasi terhadap dua film tersebut. Karena karakter Dilan telah punya basis penggemar besar, pemilihan Ariel menimbulkan ekspektasi sekaligus rasa penasaran: bagaimana ia akan membawakan “Dilan versi dewasa”?
- Bagi perfilman Indonesia: Momen ini bisa jadi tonggak — ketika tokoh populer dari literatur/film sebelumnya diberi wajah baru yang bukan aktor tradisional film, melainkan musisi yang ingin memperluas kiprah.
Category: Uncategorized